Senin, 26 Januari 2026

Perbedaan Hasil Cetak Laser dan UV

 Perbedaan utama antara cetak laser dan UV terletek pada metode, hasil, fleksibilitas material, dan daya tahan. cetak laser mengukir permukaan untuk daya tahan ekstrim dengan warna terbatas ( biasanya monokrom ) sementara print UV mencetak langsung dengan tinta khusus mengering dipermukaan untuk hasil full color dan detail tinggi. Namun daya tahannya lebih rendah dari ukir permanen. 

Cetak Laser (grafir)

  • Metode : menggunakan sinar laser untuk mengikis atau mengukir permukaan material ( logam, akrilik, kayu ) menciptakan ukiran permanen.
  • Hasil & warna : Hasilnya adalah ukiran satu warna( monokrom, biasanya silver atau putih ) yang terlihat elegan, detail tajam.
  • Daya Tahan : sangat awet, tahan luntur dan tahan aus karena desainnya terukir permanen didalam material.
  • Kelebihan : daya tahan luar biasa, hasil presisi tinggi, cocok untuk branding permanen.
  • Kekurangan : pilihan warna terbatas ( monokrom ), 
Cetak UV ( UV printing )
  • Metode : printer menyemprotkan tinta khusus ke permukaan material, lalu langsung dikeringkan ( curing ) dengan sinar uv sehingga tinta menempel dan mengeras seketika.
  • Hasil & warna : mampu menghasilkan warna penuh ( full color ), detail sangat tajam ( resolusi tinggi ), bahkan efek 3D ( embrossing ).
  • Daya Tahan : tahan lama, tetapi umumnya kurang tahan dibandingkan grafir laser karena tinta hanya menempel di permukaan, ada resiko pudar dan tergores.
  • Fleksibilitas material : sangat serbaguna, bisa mencetak di hampir semua jenis permukaan datar atau sedikit melengkung ( kaca, akrilik, logam, plastik dll )
  • Kelebihan : full color, detail tinggi, sangat fleksibel di berbagai media, cocok untuk desain kompleks dan visual kaya warna.




Perbedaan Hasil Cetak Laser dan UV

 Perbedaan utama antara cetak laser dan UV terletek pada metode, hasil, fleksibilitas material, dan daya tahan. cetak laser mengukir permuka...